Minggu, 06 November 2016

TQM (Total Quality Management)

Pengertian dari TQM (Total Quality Management)

Total Management System atau disingkat dengan TQM adalah suatu sistem manajemen kualitas yang berfokus pada Pelanggan (Customer focused) dengan melibatkan semua level karyawan dalam melakukan peningkatan atau perbaikan yang berkesinambungan (secara terus-menerus).


Model TQM


Salah satu kerangka model TQM:
1.      Ethics / etika
2.      Integrity / integritas
3.      Trust / kepercayaan
4.      Training /diklat
5.      Teamwork / kerja sama
6.      Leadership / kepemimpinan
7.      Recognition / akredibilitas

8.      Communication / komunikasi

Elemen Kunci TQM
    Model TQM di atas menunjukkan suatu philosophy bahwa mutu yang diinginkan didapat dari kekuatan kepemimpinan, perencanaan, design, dan peningkatan inisiatif. Kedelapan elemen kunci tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu sebagai berikut:

     A.    Foundation, termasuk di dalamnya ethics, integrity, and trust.
     B.     Building Bricks, termasuk di dalamnya training, teamwork, and leadership.
     C.     Binding Mortar, termasuk di dalamnya adalah communication.
     D.    Roof adalah recognition.

Adapun penjabaran serta pengertian dari ke empat elemen diatas adalah sebagai berikut:


 A.    Foundation
   TQM dibangun di atas suatu fondasi yang terdiri atas ethics, integrity, dan trust. Ini akan menumbuhkan keterbukaan, keadilan, ketulusan dan memberikan peluang bagi semua orang untuk ikut serta dalam proses pelaksanaannya.Ketiga elemen kunci pada grup ini akan membuka potensi TQM yang luar biasa. Ketiganya berjalan beriringan, tetapi memberikan kontribusi yang berbeda dan saling melengkapi dalam TQM.
1)      Ethics adalah suatu bentuk kedisiplinan akan menjalankan halhal yang dianggap baik oleh perusahaan dan menghindarkan diri dari tindakan-tindakan yang dianggap buruk. Ada dua jenis etika perusahaan, yaitu yang berkaitan dengan etika bisnis dan etika personal, etika dari individual SDM terhadap perusahaan dan sesama SDM.
2)      Integrity termasuk di dalamnuya adalah kejujuran, moralitas, nilai,keadilan, dan ketulusan. Semuanya harus terwujud dalam hubungan antara komponen perusahaan terhadap konsumen. Suatu perusahaan hendaknya mampu menilai apa yang konsumen harapkan dan apa yang pantas diberikan kepada konsumen berdasarkan nilai-nilai tersebut.
3)      Trust ; kepercayaan di antara karyawan dan pihak-pihak terkait dengan perusahaan akanmemudahkan proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan. Jadi, kepercayaan akan mendatangkan lingkungan yang kooperatif terhadap TQM.


B.     Bricks
        Setelah memiliki fondasi yang kuat, maka pilar penyangga akan lebih kuat lagi dalam mencapai  “atap“ yang menjadi tujuan TQM, yaitu recognition. Bricks terdiri atas hal-hal berikut:
1)      Training–DiklatSangat penting bagi karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya. Tugas diklat biasanya dibebankan pada supervisor atau badan tersendiri dari Human Resources Departement. Pada dasarnya diklat yang dibutuhkan karyawan di antaranya keahlian personal sesuai dengan pekerjaan masing-masing, kemampuan untuk bekerja aktif dalam tim, pemecahan masalah, pembuatan keputusan, ekonomi dan bisnis, dan keahlian teknis lainnya sehingga akan mampu mendapatkan karyawan yang efektif.

2)      Teamwork–Kekuatan Tim , akan lebih hebat dari individu. Dengan tim permasalahan
      akan lebih cepat diselesaiakan dengan lebih banyak solusi yang dapat saling mengisi. Tim juga akan mampu mingimprovisasi proses dan pelaksanaan TQM. Ada tiga tipe tim yang disarankan dalam TQM, yaitu sebagai berikut:
a.       Quality Improvement Teams or Excellence Teams (QITS) – Ini adalah bentukan tim yang sifatnya temporer yang bertugas untuk menyelesaikan problem yang spesifik. Biasanya bentukan tim ini digunakan dalam kurun waktu tiga sampai dengan dua belas bulan. Tim ini juga biasanya digunakan lagi ketika permasalahan yang sama timbul pada periode waktu berikutnya.
b.      Problem Solving Teams (PSTs)Tim ini juga bersifat temporer dengan tugas menyelesaikan permasalahan yang juga      spesifik dan mengidentifikasi serta menangani penyebab permasalahan dengan kurun waktu satu minggu sampai dengan tiga bulan. Dengan tingkat permasalahan yang lebih rendah daripada permasalahan yang dihadapi QITS.
c.       Natural Work Teams (NWTs) – Bentukan tim ini terdiri atas sekelompok kecil SDM ahli di bidangnya dengan tiap-tiap anggota tim memikul tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri yang dibagi berdasarkan kapabilitasnya. Konsep yang terdapat di dalam tim yang melibatkan karyawan, kesanggupan me-manage tim secara professional, dan kesatuan diantara anggota tim yang berupa lingkaran berkualitas. Tim ini berkesinambungan tanpa ada batas waktu dengan jam kerja kurang lebih satu sampai dengan dua jam setiap minggunya.

3)      Ladership
     Bisa dikatakan sebagai kunci utama dalam TQM. Sosok kepemimpinan dalam TQM hendaknya yang memiliki visi ke depan dan mampu menginspirasi anggotanya. Pemimpin di sini juga berarti mampu membuat arah strategi yang dapat dipahami oleh semua komponen yang ada dengan nilai-nilai yang mewakili seluruh kepentingan. Sosok kepemimpinan ini biasanya dipegang oleh seorang manajer. Dalam TQM juga dibutuhkan supervisor yang berkomitmen untuk memimpin karyawan. Seorang supervisor harus paham betul. TQM dengan seperangkat nilai dan philosophy yang terkandung di dalamnya dan mampu mengkomunikasikannya ke seluruh elemen yang berada di bawahnya. Intinya keseluruhan TQM harus dipahami, dipegang, dan dipimpin oleh perangkat top management yang harus memiliki komitmen tinggi terhadap hal tersebut. Nilai obyektivitas harus dijunjung tinggi karena top managementbertindak dariplaner sampai measurement.


C.    Binding Mortar
   Binding Mortar merupakan elemen kunci yang melingkupi keseluruhan model dari TQM. Communication – Komunikasi adalah suatu jembatan yang menentukan keberhasilan TQM. Komunikasi yang tidak tepat dan tidak tertuju ke sasaran akan mengakibatkan rubuhnya model TQM. Kesatuan dari keseluruhan elemen kunci ini disatukan dengan suatu komunikasi yang tepat, yang tepat sasaran dan tepat ide. Komunikasi yang baik dalam TQM diperlukan antara seluruh elemen organisasi, supplier, dan konsumen. Dalam kondisi apa pun seorang supervisor harus peka terhadap aliran informasi yang ada di sekitarnya yang kemudian disampaikan ke manajemen untuk diolah sedemikian rupa menjadi suatu keputusan terhadap suatu kondisi berupa informasi untuk kemudian disampaikan ke pihak-pihak yang terkait. Ada beberapa macam komunikasi, yaitu sebagai berikut:

1)      Downward communication
Aliran komunikasi dari atas ke bawah. Komunikasi ini tergolong dominan dalam oganisasi. Dari top manajemen yang menyampaikan informasi ke supervisor, selanjutnya dari supervisor ke Karyawan adalah contoh dari komunikasi ini.

2)      Upward communication
Dapat berupa kritikan karyawan terhadap manajemen atau hasil mata-mata karyawan dan pengetahuan lainnya dari karyawan yang disampaikan ke atas, demi kesempurnaan TQM.

3)      Sideways communication
Komunikasi ini sangat penting karena memecah dinding pembatas antara satu departemen dengan departemen lainnya. Tanpa komunikasi ini TQM akan terpecah dari satu departemen dengan yang lainnya.


D.    Roof atau Recognition
    Recognition adalah elemen terakhir dari TQM. Seharusnya elemen ini mampu memberikan sugesti dan achivement bagi tim dan karyawan individual. Dengan seseorang memperoleh suatu pengakuan, akredibilitas, maka secara otomatis akan terjadi perubahan yang luar biasa dalam kepercayaan diri, self esteem, produktivitas, dan kualitas kerja yang sesuai dengan mutu yang diharapkan perusahaan. Secara tidak langsung hal inilah yang pada akhirnya akan memberikan kepuasan kepada konsumen berupa produk dengan mutu yang tinggi sebagai hasil dari pemberdayaan SDM yang berkualitas.
     Pengakuan atau kredibilitas dapat terjadi dengan cara, terjadi pada tempat serta terjadi pada waktu, antara lain sebagai berikut:

1)      Cara : Berupa sertifikat penghargaan, trofi, plakat, dan sebagainya.
2)      Tempat : Penampilan yang baik dapat dilihat dari kondisi kerja departemen, panitia, tim, dan top manajemen. Pengakuan di sini terjadi di kalangan departemen, top manajemen, ataupun dikalangan karyawan
3)      Waktu : Pengakuan dapat diberikan pada waktu tertentu, seperti rapat staf, penghargaan yang sifatnya rutin, dan sebagainya.


Penerapan TQM Pada HM Sampoerna yang meliputi 4 Elemen TQM

        Pihak manajemen PT HM Sampoerna Tbk telah menerapkan prinsip TQM, yang pada dasarnya adalah untuk meningkatkan mutu produk agar para konsumen merasa puas dengan produk yang mereka beli. Berpatokan pada hal inilah, PT HM Sampoerna Tbk selalu berusaha untuk meningkatkan mutu produk, melakukan inovasi-inovasi, melakukan penelitian-penelitian tentang keinginan konsumen dan hal-hal lain yang turut mendukung terciptanya kepuasan pelanggan PT HM Sampoerna Tbk menerapkan tiga prinsip dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, yaitu:

1. Memproduksi rokok berkualitas tinggi dengan harga yang wajar bagi perokok dewasaSampoerna berkomitmen penuh untuk memproduksi sigaret berkualitas tinggi denganharga yang wajar bagi konsumen dewasa. Ini dicapai melalui penawaran produk yangrelevan dan inovatif untuk memenuhi selera konsumen yang dinamis.

2.  Memberikan kompensasi dan lingkungan kerja yang baik kepada karyawan danmembina hubungan baik dengan mitra usaha.Karyawan adalah aset terpenting Sampoerna. Kompensasi, lingkungan kerja danpeluang yang baik untuk pengembangan adalah kunci utama membangun motivasi danproduktivitas karyawan. Di sisi lain, mitra usaha PT HM Sampoerna Tbk juga berperanpenting dalam keberhasilan PT HM Sampoerna Tbk, dan PT HM Sampoerna Tbkmempertahankan kerjasama yang erat dengan mereka untuk memastikan vitalitas danketahanan mereka.

3.   Memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas.Kesuksesan Sampoerna tidak terlepas dari dukungan masyarakat di seluruh Indonesia.Dalam memberikan sumbangsih, PT HM Sampoerna Tbk memfokuskan pada kegiatanpengentasan kemiskinan, pendidikan, pelestarian lingkungan, penanggulangan bencanadan kegiatan sosial karyawan.



SUMBER :




Sabtu, 29 Oktober 2016

BCG (Boston Consulting Grup) beserta ilustrasinya

BCG (Boston Consulting Group) adalah perusahaan konsultan manajemen swasta yang bebasis di Boston, ini merupakan pertumbuhana pangsar pasar yang dikembangkan dan dipopulerkna oleh seorang manajemen konsultan terkemuka.

Matriks BCG adalah perangkat strategi untuk memberi pedoman pada keputusan alokasi sumber daya berdasarkan pangsa pasar.

Matriks BCG dibagi menjadi empat elemen,masing-masing menujukan keadaan bisnis yang berbeda, yaitu :

  • Bintang (Star) posisi dimana market share sudah dominan, tapi growth masih banyak,  advertising bisa seperlunya saja, penambahan fitur minor bisa dilakukan, kerjasama dengan club juga bisa digiaatkan lagi dalam promosi.
  • Tanda tanya (Question Mark) pada quardrant ini product yang ditawarkan walau masih mempunyai market share rendah, tapi demannya udah kelihatan banyak.  sehingga market growthnya tinggi.
  • Sapi perah (Cash Cow) pada posisi ini perusahaan sudah mempunyai market share yang tinggi dan growt yang cukup baik, untuk mempertahankan produk perusahaan dapat menjaga satabilitas dari tingkat pemasaran produk dan harga.
  • Anjing (Dog) pada posisi ini tingkat pertumbuhan suatu produk masih sangat rendah dan market sharenya juga masih rendah. Pada posisi ini harus segera mengambil tindakan, kalau tidak secepatnya mengambil tindakan maka suatu perusahaan akan mengalami kebangkrutan.

Ilustrasi usaha menurut matrix BCG

1.      Bintang (Star)
Ketika Yamaha V-Ixion sudah sampai di posisi star, dimana market share sudah dominan tapi growth masih cukup tinggi, advertising yang sebelumnya dilakukan besar-besaran bisa dilakukan seperlunya saja. Pihakmarketing bisa melakukan penambahan fitur minor dan pihak distributor bisa bekerjasama dengan club motor yang diharapkan mampu memperkuat posisi Yamaha V-Ixion di pasar.


2.      Tanda tanya (Question Mark) / Problem Child
Pada kwadran ini, walaupun market share produk yang ditawarkan masih rendah, tapi demand-nya sudah cukup terlihat, dalam artian market growth-nya tinggi. Pada kenyataannya, Yamaha V-Ixion jelas sekali baru sampai tahap ini. Strategi lebih lanjut yang perlu dilakukan pihak marketing untuk mendorong agar produk ini bergeser ke arah kwadran “Star” adalah dengan cara meningkatkan advertising, mempertahankan strategi potongan harga dengan dilengkapi pemberian hadiah menarik di tiap pembelian produk secara tunai, misalnya helm relief ‘mataharinya’ Valentino Rossi.

3.      Sapi Perah (Cash Cow)
Pada kwadran Cash Cow, produk Yamaha V-Ixion sudah hampir menguasai seluruh market share dan growth-nya telah mencapai puncak. Jajaran marketing dan distributor bisa menikamati hasil strategi pemasaran mereka dan pihak perusahaan bisa menjadikan produk Yamaha V-Ixion sebagai “sapi perah” karena keuntungan perusahaan mengalir lancar akibat penjualan produk ini.

4.      Anjing (Dog)
Kuadran dog dimana market share dan market growth-nya produk motor Yamaha   V-Ixion masih dalam level kecil (misalnya) sehingga potensi kerugian bahkan kebangkrutan terbuka lebar jika tidak segera diambil tindakan tepat. Ketika suatu produk berada pada kwadran ini, harus segera disusun strategi agar produk tersebut bisa masuk ke kwadran “problem child

Pihak perusahaan saat ini harus lebih berkonsentrasi pada perawatan dan menjaga produksi tetap stabil. Ke depan-nya, harus segera dipikirkan tentang inovasi produk baru agar pasar tidak jenuh dan eksistensi Yamaha Group Tbk. tetap terjaga.




Sumber :

Minggu, 23 Oktober 2016

IMPLEMENTASI KONSEP AIDA+S

   Membuat media pemasaran bagi sebuah produk berupa iklan tentu bukanlah hal yang mudah membuat iklan yang menarik bagi pelanggan, Karena disarankan dalam membuat iklan sebaiknya buatlah iklan yang semenarik mungkin dan sesuai dengan target pasar yang di tuju, agar orang yang melihat iklan tertarik dan dapat menjadi pelanggan. Buat juga iklan yang sesuai dengan identitas produk yang di tawarkan. Jangan sampai ketika sudah susah-susah membuat iklan dengan biaya besar, konsumen malah membeli produk lain yang serupa atau bahkan yang tidak serupa sama sekali.

Untuk mempersempit konsep pemasaran/iklan produk, Anda bisa menggunakan model A.I.D.A.S sebagai bahan pertimbangan/pedoman untuk beriklan. Apa itu A.I.D.A.S ?




AIDA+S merupakan singkatan dari attention (perhatian), interest (tertarik), desire ( keinginan) action (tindakan), dan satisfaction (kepuasan). AIDA+S merupakan salah satu konsep strategi pemasaran yang bisa diimplementasikan dalam dunia bisnis yang bertujuan untuk memberi kepuasan pada konsumen dan memberi keuntungan pada perusahaan. Konsep ini berlaku untuk setiap kegiatan bisnis yang dapat menarik hati konsumen. Konsep AIDA+S terdiri atas lima komponen yaitu sebagai berikut.

1.    Attention
Pertamakali kosumen dihubungi atau ditawari oleh perusahaan tertentu sehingga muncul perhatian (attention) pada diri konsumen (Galaksi, 2009:1). Pada tahap perhatian (attention) perusahaan berusaha agar calon konsumen memperhatikan penawaran yang dilakukannya. Untuk mendapatkan perhatian dari calon konsumen wirausaha harus memperlihatkan sikap yang baik, tutur kata dan cara berpakaian yang menarik yang akan memberikan penilaian yang positif dari calon konsumen yang akan berpengaruh terhadap terjadinya jual beli. Namun, Khani menyebut huruf A dalam konsep AIDA+S sebagai aware. Menurut Khani (2009:1) langkah pertama dalam strategi pemasaran adalah konsumen harus menyadari atau tahu (aware) akan keberadaan sebuah produk.

2.    Interest
Interest adalah timbulnya minat konsumen terhadap barang yang sudah dia perhatikan (Galaksi, 2009:1). Sejalan dengan pendapat Galaksi, Khani juga berpendapat yang sama tentang interest (2009:1), yaitu setelah mengetahui segala sesuatu tentang produk itu akan timbul rasa tertarik (interest) pada diri konsumen. Pada tahap ini perusahaan berusaha meningkatkan perhatian calon konsumen menjadi minat dengan cara menciptakan suasana yang menyenangkan, mendengarkan, dan memahami kebutuhan konsumen.

3.    Desire
Menurut Khani (2009:1) adanya ketertarikan tersebut akan menimbulkan hasrat, keinginan (desire) konsumen untuk membeli dan menggunakan produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Pada tahap ini perusahaan harus dapat meyakinkan calon konsumen dengan menjelaskan keuntungan yang akan didapat calon konsumen apabila membeli produk yang ditawarkan serta kerugiannya jika tidak membeli produk tersebut. Hal-hal yang mempengaruhi keinginan membeli dari calon konsumen adalah faktor pendapatan, pendidikan, status sosial, jenis kelamin dan lain lain.

4.    Action
Pada tahap tindakan (action) perusahaan harus dapat mewujudkan kebutuhan dan harapan konsumen dan memberikan keyakinan bahwa barang, jasa, dan ide yang dibeli merupakan langkah yang tepat yang dapat memberikan keuntungan bagi konsumen.

5.    Satisfaction
Pada tahap kepuasan (satisfaction) perusahaan harus dapat memastikan bahwa kualitas barang, jasa dan ide yang dibeli sesuai denga harapan konsumen.




SUMBER

http://afiyahnurkayati.blogspot.co.id/2012/02/pembandingan-swot-dengan-aidas.html


Kamis, 13 Oktober 2016

STRATEGI MARKETING USAHA ( McDonald's ) Beserta SWOT Dan 4 P

        Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai factor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Analisis ini berkaitan dengan bagaimana sebuah perusahaan dapat memenangkan persaingan atau paling tidak mempertahankan eksistensi perusahaan dalam dunia bisnis.

Analisis SWOT Pemasaran McDonald’s

Beberapa usaha dan keunggulan McDonald’s dalam mempertahankan eksistensi dan bersaing dalam pemasaran global, dikaitkan dengan analisis SWOT yaitu:

1.     STRENGTHS

McDonald’s merupakan salah satu pencetus restoran cepat saji di dunia yang mengutamakan kecepatan dan volume dalam setiap penyajian makanannya. Strategi penyediaan makanan yang cepat tersebut ternyata digemari oleh pelanggan sehingga semakin banyak pelanggan yang datang untuk menikmati makanan di McDonald’s. Restoran ini menyediakan menu makanan yang tidak terlalu banyak dan seragam disetiap cabangnya. Hal ini untuk memudahkan dalam kecepatan penyajian, sehingga pelanggan tidak usah menunggu terlalu lama untuk menyantap pesanannya. McDonald’s juga membuat paket menu untuk sarapan, makan siang, makan malam dan makanan ringan. Hal tersebut tentu saja membuat pelanggan semakin nyaman dan tidak terbatas lagi dengan pilihan menu yang ada. Di dunia yang serba instan, setiap orang membutuhkan hal – hal yang serba cepat, tidak terkecuali dalam hal makanan. Banyak pekerja kantor, mahasiswa, ibu rumah tangga, bahkan selebritis lebih memilih untuk makan di McDonald’s karena kecepatannya.
McDonald’s juga menawarkan harga yang murah sehingga memungkinkan pelanggan maupun keluarganya dapat menikmati santap pagi, siang dan malam di McDonald’s secara regular. Indikasi harga ini juga  tentu saja disesuaikan dengan negara tempat McDonald’s tersebut berdiri. Di Indonesia, McDonald’s masih tergolong restoran bagi kalangan menengah ke atas, namun di negara – negara Amerika dan Eropa McDonald’s sudah menjadi restoran favorit berbagai kalangan.
Keberhasilan McDonald’s di Amerika tidak lepas dari usaha Ray Kroc dalam memahami kebutuhan pelanggannya dan menyesuaikan restorannya dengan gaya hidup orang Amerika. Bahkan, McDonald’s telah menjadi bagian dari gaya hidup orang Amerika. Setiap cabang McDonald’s selalu ditempatkan di tempat – tempat yang strategis agar mudah dijangkau oleh pelanggan. Sehingga, tidak ada restoran McDonald’s yang kurang berhasil karena lokasi yang kurang strategis. Orang – orang yang mengelola McDonald’s merupakan tenaga – tenaga professional (kecuali untuk bagian dapur yang dapat dikerjakan oleh karyawan baru sekalipun). Ray Kroc mendirikan suatu lembaga pelatihan yang dibuat khusus untuk melatih calon – calon pengelola McDonald’s yang bernama Hamburger University di Elk Village, Illinois. Di sana para pewaralaba dan operator dididik dalam cara-cara ilmiah dalam menjalankan restoran yang sukses dan dilatih dalam aspek-aspek operasi McDonald’s berupa mutu, pelayanan, kebersihan dan nilai (Quality, Service, Cleanliness, and Value).
System pengoperasian internasional McDonald’s adalah waralaba. Para pemilik waralaba harus setuju beroperasi dibawah kondisi ketat yang menjamin mereka mencurahkan tenaga pada pengelolaan satu atau dua gerai yang diwaralabakan kepada mereka. McDonald’s mendikte mereka dimana harus membeli bahan bakunya, bagaimana memasaknya, bagaimana mereka beriklan, dan berapa harga setiap menunya. Sehingga tidak terdapat perbedaan antara satu restoran McDonald’s dengan restoran McDonald’s lainnya. McDonald’s juga menjalin kerjasama dengan perusahaan besar lain, contohnya coca – cola. Kerjasama ini tentu saja memberikan kekuatan yang lebih besar bagi McDonald’s.

2.      WEAKNESS

Ditengah kesuksesannya dalam menjadi restoran cepat saji yang terkenal di seluruh dunia, McDonald’s juga masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satu yang paling jelas yaitu masalah nilai gizi yang terdapat dalam setiap kandungan sajian menunya. Menu makanan dan minuman yang disajikan oleh McDonald’s dianggap memiliki nilai gizi yang sangat rendah, tinggi kolesterol dan dapat memicu berbagai macam penyakit termasuk kegemukan dan penyakit jantung. Makanan cepat saji yang merupakan sajian utama McDonald’s sangat identik dengan gaya hidup yang tidak sehat, sehingga banyak pelanggan yang membatasi konsumsi makanan di McDonald’s atau bahkan menjauhi makanan dari restoran cepat saji tersebut.
Selain persoalan kandungan gizi makanannya, yang menjadi kelemahan McDonald’s adalah persoalan harga yang tidak dapat dijangkau oleh semua kalangan, terutama di Indonesia yang pendapatan per penduduknya tergolong masih rendah. Selain itu, motto keseragaman menu yang dijunjung tinggi oleh McDonald’s juga menyebabkan terbatasnya inovasi terhadap menu – menu baru. Hal ini dapat menyebabkan pelanggan merasa bosan dan beralih ke restoran lainnya.

3.      OPPORTUNITIES

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh McDonald’s untuk terus berkembang dan mencapai kondisi yang lebih baik, yakni :
·       Menyediakan makanan yang lebih sehat, melakukan pengawetan dengan bahan – bahan  alami dan menjadikannya sebagai bahan iklan untuk mengubah persepsi masyarakat        tentang McDonald’s yang identik dengan makanan yang tidak sehat.
·     Membuat inovasi dengan menambahkan menu baru. Inovasi sangat dibutuhkan untuk menjaga pelanggan agar tidak merasa bosan dan tetap mengonsumsi makanan di    McDonald’s.

4.      THREATS

Meski telah menjadi restoran cepat saji yang sangat sukses di seluruh dunia, McDonald’s juga masih memiliki hal – hal yang dapat mengancam eksistensinya. Selain ancaman dari kemunculan restoran cepat saji lain yang semakin banyak,  persaingannya dengan restoran cepat saji KFC (Kentucky Fried Chicken) yang cukup sengit juga dapat menggeser McDonald’s dari kursi market leader restoran cepat saji di dunia. Menu yang disajikan KFC tergolong lebih murah sehingga kemungkinan besar dapat menarik lebih banyak pelanggan. Semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan cepat saji juga menjadi ancaman yang cukup serius bagi McDonald’s.


Marketing Mix McDonald’s

Rahasia kesuksesan McDonald’s terletak pada strategi 4P Marketing Mix yang meliputi Product (produk), Price (harga), Place (tempat) dan Promotion (promosi).

1)    PRODUCT
Produk McDonald’s sebisa mungkin diseragamkan dan disesuaikan dengan budaya dan selera masyaraka setempat, sehingga McDonald’s dapat bersaing dengan restoran lainnya di seluruh dunia. Produk – produk McDonald’s juga sudah sangat terkenal di seluruh dunia berkat keseragaman menu yang dijunjung tinggi oleh McDonald’s.

2)     PRICE
    Dalam memasarkan produknya, McDonald’s mengutamakan harga. Harga yang dimaksudkan terkait dengan value (nilai). Di Indonesia, produk Big Mac kurang dapat bersaing karena termasuk mahal, namun karena McDonald’s jeli melihat kesukaan orang Indonesia terhadap ayam, maka diciptakan lah menu chicken burger yang lebih murah.

3)      PLACE
    Setiap restoran McDonald’s baik di Amerika maupun di negara lain selalu ditempatkan di tempat yang strategis. Baik itu di dekat jalanan utama, mall maupun pusat perkantoran. Lokasi yang strategis sangat mempengaruhi minat pelanggan untuk singgah di McDonald’s.

4)     PROMOTION

McDonald’s juga memiliki promosi yang cukup baik. Kampanye iklan McDonald’s yang bertajuk “I’m Lovin’ it” sukses menjadi daya tarik pelanggan. Di kalangan anak – anak, McDonald’s memperkenalkan tokoh badut Ronald McDonald’s yang juga sukses menjadi daya tarik bagi pelanggan anak – anak. Logo golden arches McDonald’s yang sederhana dan berwarna kuning sangat mudah diingat dan sekarang sudah menjadi salah satu logo yang paling mudah dikenali di dunia. Logo golden arches tersebut telah menjadi ikon yang sangat identik dengan McDonald’s dan menjadi tolak ukur tingginya eksistensi McDonald’s di kalangan masyarakat dunia.


SUMBER :

https://harekacahyaniadm2.wordpress.com/2015/01/28/analisis-swot-strategi-pemasaran-mcdonalds/


Jumat, 30 September 2016

ULASAN PERKEMBANGAN USAHA KECIL DALAM ERA GLOBAL

Seiring dengan perkembangan zaman, manusia harus ikut serta mengiringi perkembangan tersebut.  Perkembangan tersebut mengakibatkan banyak hal yang berubah menjadi maju atau lebih berkembang dengan sangat pesatnya, seperti tentu tekhnologi, perkembangan zaman mengakibatkan perkembangan tekhnologi menjadi sangat pesat sekali, berkembang dengan sangat drastisnya.  Tak hanya tekhnologi yang berkembang pesat karena perkembangan zaman, banyak hal lain juga yang ikut serta berkembang seperti ekonomi, bisnis, sosial, budaya dan lainnya pun ikut berkembang. Perkembangan zaman itupun membuat dunia bisnis menjadi berkembang, banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan bisnis.

Perlu di ketahui zaman sekarang ini semua kegiatan sudah memerlukan tekhnologi canggih, di zaman sekarang bisnispun menggunakan beberapa media canggih dengan tujuan memperluas jaringan atau menarik keuntungan yang lebih dengan menggunakan media internet, dan lainnya.  Karena dengan internet atau jaringan lainnya di dunia maya para bisnisman dapat dengan mudah mencari konsumen, dan modal yang di keluarkan pun lebih sedikit daripada dunia nyata. Jadi kesimpulannya hidup berbisnis sangat berkaitan erat dengan perkembangan zaman, Karena sangat penting tekhnologi bagi kehidupan manusia dan bisnis khusunya. Sangat penting sekali teknologi bagi kehidupan berbisnis, karena banyak juga keuntungannya seperti dengan tekhnologi yang canggih dunia bisnispun menjadi menarik untuk di pelajari, atau dengan tekhnologi yang canggih para bisnisman dapat dengan mudah dan dengan luasnya melakukan penawaran baik menawarkan barang ataupun jasa.

Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau kelompok (organisasi) untuk menawarkan barang dan  jasa kepada masyarakat dengan tujuan mencari keuntungan atau pendapatan yang lebih dengan cara transaksi. Maksudnya bahwa individu atau kelompok tersebut menawarkan dan menjual berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan membuat masyarakat tersebut puas dengan apa yang di berikannya.  Ada banyak cara agar bisnisman bisa menarik konsumen sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Perlu di ketahui bahwa samakin banyak konsumen yang berminat kepada barang dan jasa yang di tawarkan maka keuntungan yang di dapatkan pun akan lebih banyak lagi. Salah satu cara untuk menarik konsumen ialah pembuatan iklan, iklan merupakan media penghubung antara konsumen dan produsennya karena dengan iklan konsumen bisa tau apa yang di tawarkan dan kualitas barang atau jasa tersebut. Di dunia nyata iklan di tempel di jalan, digedung bahkan di mana-mana iklan sangat banyak sekali. Selain di dunia nyata di era globalisasi ini iklan bisa kita lihat di dunia maya, contohnya di internet. Setiap kita buka situs di sebuah internet pasti terdapat iklan yang mengenalkan atau seolah-olah mengajak kita untuk ikut dan membacanya.

Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi, saat ini banyak perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, contohnya di zaman sekarang kehidupan manusia dan kegiatannya pasti berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu sebagai alat pembantu yang sangat penting di bidang manusia itu sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua kegiatan manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun akan semakin mejulang tinggi, artinya manusia di era globalisasi ini berlomba menggunakan fasilitas yang ada untuk mencapi berbagai macam tujuannya. Salah satunya berkompetisi dalam bidang bisnis. Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat karena melihat banyaknya keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih.

Tekhnologi adalah pengembangan dan penggunaan dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi, penemuan yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi. Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan(dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Karena teknologi di dunia ini ada banyak penerapannya kemudian dibagi lagi kedalam cabang teknologi yang sudah banyak diterapkan pada masa kini diantaranya teknologi komunikasi, teknologi nuklir, teknologi computer, bioteknologi, teknologi kedokteran dan masih banyak lagi teknologi yang lainnya. Semua tekhnologi pasti di butuhkan dalam kegiatan berbisnis karena lebih cepat, lebih aman, dan lebih mudah melakukan berbagai transaksinya. Bisnis memerlukan tekhnologi-tekhnologi yang canggih, yang dapat membantu semua kegiatan antara konsumen dan produsennya. Karena dengan tekhnologi secara otomatis proses demi prosesnya di lakukan dengan cepat dan tidak memakan waktu lama.

Perekonomian global telah mengalami perubahan radikal dalam dua dasawarsa terakhir ini. Ekonomi di dunia secara keseluruhan sedang mengalami perubahan pesat, Faktor pertama, globalisasi, pertumbuhan perdangangan global dan persaingan internasional yang eksplosif berdampak pada tidak adanya negara yang dapat tetap terisolasi dari perekonomian dunia saat ini. Jika suatu negara tetap berupaya menutup pasarnya dari persaingan asing, maka penduduknya akan membayar lebih mahal untuk barang domestik berkualitas rendah karena keterbatasan alternatif. Tapi, jika membuka pasarnya, negara bersangkutan akan menghadapi persaingan ketat yang mau tidak mau memacu usaha domestiknya agar dikelola secara efisien dan efektif. Faktor kedua, adalah perubahan dan kemajuan teknologi yang sedemikian pesat. Sebenarnya bukan kegiatan bisnis saja yang membutuhkan jasa tekhnologi yang canggih untuk mempermudah semua kegiatan. Semua kegiatan manusia di bantu oleh tekhnologi yang tinggi, baik kita sadari maupun tidak kita sadari. Maksudnya terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang di pakai atau apa yang di lakukan karena adanya tekhnologi yang tinggi tetapi karena saking terbiasanya jadi tidak terasa oleh kita bahwa itu semua adalah terbuat karena adanya tekhnologi yang tinggi. Saat ini sumber daya manusia (SDM) yang di butuhkan harus selalu berpendidikan tinggi dan mempunyai skill yang tinggi juga karena di era globalisasi ini tingkat kompetisinya pun tinggi. Dengan alasan-alasan itulah manusia di zaman sekarang harus mempunyai semangat untuk mencari ilmu dan pendidikannya pun harus tinggi.

Globalisasi dan teknologi telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah pada ‘yang terkuat yang bertahan’. Keberhasilan pasar akan didapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan saat ini, mereka yang mampu memberikan apa yang siap dibeli orang. Baik individu, bisnis, kota bahkan seluruh negara harus menemukan cara menghasilkan nilai yang dapat dipasarkan (marketable value) yaitu barang dan jasa yang menarik minat beli. Sebagai dampak globalisasi dan perubahan teknologi, situasi pasar saat ini didorong kearah keadaan yang berbeda jauh sekali dibandingkan situasi pasar sebelumnya. Perubahan-perubahan tersebut tampak pada berbagai fenomena, antara lain:
  • Kekuasaan saat ini sudah beralih ketangan konsumen.
  • Skala produksi yang besar tidak lagi merupakan keharusan.
  • Batasan - batasan Negara dan Wilayah tidak lagi menjadi kendala.
  • Tekhnologi dengan cepat dapat dikuasai dan ditiru.
  • Setiap saat akan muncul pesaing - pesaing dengan biaya yang lebih murah.
  • Meningkatnya kepekaan konsumen terhadap harga dan nilai.

Kemampuan penguasaan aturan bisnis yang bersifat global diperlukan (Ketentuan ISO, Eco-labelling, GATT, WTO, AFTA). ISO (international organization for standardization) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap Negara. Eco-labelling ialah Informasi bagi konsumen tentang seberapa tinggi kualifikasi peduli lingkungan (environmentally sound/awareness) suatu produk, nyaman dan aman, dari segi lingkungan aman lingkungan penggunaan produk tersebut. GATT (General Agreement on Tariffs and Trade) adalah suatu  perjanjian umum tentang tarif-tarif atau harga dalam perdagangan, Organisasi Perdagangan Dunia (bahasa Inggris: WTO, World Trade Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan". Dan ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduknya. Dengan mengetahui organisasi-organisasi tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa di era globalisasi ini tantangan bagi produsen salah satunya ialah meminta izin dari organisasi – organisasi tersebut.

Dalam kondisi apapun, semua pelaku bisnis harus siap untuk berkompetisi dengan tujuan agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Tetapi perlu diingat, walaupun tujuan bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan, bisnis tersebut harus tetap mentaati segala peraturan yang ada dengan tidak menghalalkan segala cara agar semua keinginan dapat tercapai.

Etika bisnis merupakan suatu usaha yang mendorong orang untuk selalu mematuhi dan melaksanakan persaingan bisnis yang sehat. Setiap pelaku bisnis memiliki cara yang berbeda-beda dalam menciptakan bisnis yang beretika, tetapi hal yang paling mendasarnya adalah mengendalikan diri dari tindakan main curang dan korupsi.
Beberapa hal yang harus dimiliki untuk menciptakan tindakan bisnis yang beretika :
  1. Mampu menentukan tindakan mana yang harus dijalankan dan mana yang harus dihindari,
  2. Mempunyai niat yang baik dalam berbisnis,
  3. Jujur dalam berbisnis,
  4. Tidak bersifat serakah atau tamak,
  5. Memiliki sifat yang bertanggung jawab,
  6. Mengendalikan diri dari tindakan main curang, dan
  7. Tidak mudah terpengaruh oleh orang lain.

Dengan etika yang seperti di atas tadi, konsumen yang menawar atau membeli barang kita berkemungkinan besar untuk berminat tinggi dan menjadi konsumen tetap, selain itu produsennnya pun akan di segani oleh para pesaingnya.



KESIMPULAN


       Bisnis merupakan suatu kegiatan yang di lakukan individu atau kelompok (organisasi) untuk menawarkan barang dan jasa kepada masyarakat luas dengan tujuan mencari keuntungan atau pendapatan yang lebih dengan cara transaksi. Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi. Di era globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan atau tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih mudah juga di kerjakannya. Jadi di era globalisasi ini kita di tuntut untuk bisa belajar berbisnis melalui sistem informasi yang di era globalisasi ini sistem informasi tersebut sangat di butuhkan untuk melancarkan, mempermudah dan mempercapat semua proses kegiatannya. Di era globalisasi sekarang ini pun untuk menyeimbangkan perkembangan zaman yang makin berkembang dengan pesatnya manusia di tuntut untuk belajar dan belajar. Jadi dapat di simpulkan bahwa kita belajar bisnis agar bisa menyeimbangkan suatu perkembangan zaman, dimana di zaman tersebut (era globalisasi) di wajibkan untuk mengetahui berbagai macam kegiatan manusia termasuk kegiatan bisnis.



SUMBER :

http://rezkirasyak.blogspot.co.id/2012/04/pentingnya-bisnis-di-era-globalisasi.html

Jumat, 23 September 2016

BIOGRAFI WIRAUSAHAWAN SUKSES 1

Rumah Makan Bebek Kaleyo berdiri pada tgl 15 Januari 2007. R.M ini masih bersifat keluarga manajemen bukan perusahaan perorangan jadi masih tradisional. Owner dari R.M ini adalah dua pasangan suami istri, yang pertama Bp Hendri prabowo beserta istri yaitu Bu venti, serta Bp Paulus beserta istri yaitu Bu rini. Kaleyo merupakan kependekan bahasa Jawa, "kalih" yang artinya dua dan "ayo" yang berarti ajakan. Mengajak pelanggan untuk tidak hanya membeli satu namun dua. Tidak hanya datang sekali namun dua kali. Dan kami bersyukur banyak pelanggan tidak puas jika hanya datang dua kali. Ada yang sudah datang belasan kali puluhan kali bahkan ada yg ratusan kali. R.M ini pertama kali buka dengan sistem tenda yaitu di daerah cempaka putih terdapat di Jl. Cempaka Putih raya 108 (Bebek Kaleyo 1).
Rasa gurih yang menjadi ciri khas racikan restaurant Bebek Kaleyo memang terbilang unik. Rasa pedas yang ditawarkan, menarik minat penggemar bebek yang tidak hanya berasal di Jakarta, namun hingga luar Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Ditemui di salah satu cabangnya, pendiri sekaligus pemilik Restoran Bebek Kaleyo ini menuturkan kisah perjalanan bisnis kulinernya yang kini banyak digemari semua kalangan masyarakat. “Kita sering melakukan banyak percobaan sehingga menghasilkan cita rasa yang berbeda dengan racikan bisnis kuliner bebek lainnya,” jelas Hendri. Restoran yang dikelola dan dimiliki oleh dua keluarga kakak beradik, pasangan Hendri Prabowo dan Fenty Puspitasari dengan Paulus Maria dan Riri Cahyanti ini, memang terbilang laris manis sejak kemunculannya pada tahun 2007 di wilayah Cempaka Putih.
Hendri berkisah, saat akan memulai sebuah bisnis, ia memilih bisnis apa yang cocok untuk digeluti. Artinya bisnis itu harus memiliki potensi untuk berkembang dan berkelanjutan. “Dan bukan bisnis musiman,” ungkapnya. Meski dengan modal yang terbilang kecil, namun memiliki peluang untuk berkembang dengan baik, Selain tidak mudah ditiru dan bisnis tersebut dapat berjalan dalam sebuah sistem. Karena itu mereka memilih bebek sebagai bahan baku. Namun meracik bebek bukan perkara mudah, sangat sedikit literatur yang menyediakan cara mengolah bebek. “Karena itu, kami membandingkannya dengan melihatnya cara mengolah masakan dari bahan baku ayam,” ungkap Hendri. Hampir 300 halaman sejumlah menu yang ia kliping seputar cara memasak ayam disiapkan untuk dicoba satu demi satu. Hampir setiap hari mereka membeli satu ekor bebek untuk diracik sesuai buku resep dari kliping yang di kumpulkan.
Bahkan di awal percobaan menemukan racikan bebek yang ideal, kegagalan menjadi hal biasa yang mereka alami. “Kita tidak patah semangat, meski kucing saja tidak mau memakannya,” ucapnya geli mengingat usahanya dalam menemukan resep terbaik, percobaan yang tak henti dilakukan dengan terus mencoba seiring pembelajaran yang diperoleh akhirnya menemukan sebuah cara dan resep mengelola bebek yang akan menghasilkan cita rasa yang sangat baik.
          Menurut Paulus, puluhan percobaan yang telah dilakukan juga meminta sejumlah saudara, kerabat, bahkan tetangga untuk memberi penilaian atas produk yang mereka racik sendiri dengan mencicipi, maka terciptalah sebuah resep bebek kaleyo. “Bahkan kami sempat membandingkan dengan salah satu produk masakan ayam terkemuka asal Solo untuk mencari perbandingan dengan resep yang mereka ciptakan,” ungkap Paulus, kita lakukan dengan terus memperbaiki hingga resep yang kita ciptakan diterima oleh para pencicip yang membantu terciptanya resep bebek kaleyo. Saat ini restoran bebek kaleyo sudah memiliki 8 cabang yang tersebar di Jakarta. “Kami senantiasa menjaga cita rasa bebek kaleyo, sehingga dimanapun pengunjung mendatangi bebek kaleyo maka cita rasa yang diharapkan akan sama,” jelas Paulus.
Sebagai restoran spesialis bebek, Bebek Kaleyo memiliki tiga menu unggulan: bebek goreng, bebek bakar dan bebek cabe ijo. Bebek goreng disajikan dengan kremesan. Kelezatan daging bebek makin terasa nikmat dengan cocolan sambal dan taburan kremesan, dan dengan harga yang terbilang sangat terjangkau. Bebek kaleyo per potong seharga Rp 16 ribu, namun bila ingin mencicipi per ekor (terdiri dua dada dan dua paha) seharga Rp 62 ribu. Namun jika Anda memilih menggunakan bebek muda, harganya Rp 18 ribu untuk setengah ekor. Paulus pun berharap, dimasa mendatang bebek kaleyo akan terus dapat berkembang. “Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dalam mengelola sumber daya manusia,” ungkapnya. Saat ini, restorannya telah mempekerjakan ratusan orang dalam mendukung perkembangan perusahaan. Bebek kaleyo buka dari Senin hingga Sabtu pukul 11.00- 23.00 WIB.
Sesuai misi kami yaitu "Menjadi Berkat bagi Banyak Orang", kami menyadari bahwa bebek uenak ini seharusnya bukan untuk kami nikmati sendiri. Seluruh rakyat Indonesia harus turut menikmati kelezatannya tanpa memandang kelas ekonomi bahkan suku, ras, dan agama. Untuk itulah mereka memilih memposisikan Bebek Kaleyo sebagai Rumah Makan yang terjangkau dan nyaman untuk semua kalangan. Saat ini Bebek Kaleyo ini sudah memiliki 12 cabang, diantaranya ;
   v  Bebek Kaleyo 1
     Jl. Cempaka Putih raya 108
   v  Bebek Kaleyo 2
     Jl. Pemuda No. 290 – Rawamangun
   v  Bebek Kaleyo 3
     Jl. Danau Sunter utara blok F20/27-28-Sunter.
   v  Bebek Kaleyo 4
     Jl. Raden Inten no. 3B – Buaran. Bebek
   v  Kaleyo 5
     Jl. Rawa Buntu no. 17 (arah taman tekno) - BSD.
   v  Bebek Kaleyo 6
     Jl. Lapangan Roos no. 49-tebet. 
   v  Bebek Kaleyo 7
     Kawasan Kuliner - Harapan Indah - Bekasi.
   v  Bebek Kaleyo 8
     Jl. Cempaka Putih raya 112D.
   v  Bebek Kaleyo 9 
     Jl. Raya Jatiwaringin No.226 Bekasi. 10. Bebek Kaleyo 10   
   v  Bebek Kaleyo 10
     Jl. Gedung Bundar Niaga Kawasan Taman Menteng Sektor 7 - Bintaro.
   v  Bebek Kaleyo 11
     Kompleks Ruko Duta Permai Blok B1/7-8 Jl. Raya Kalimalang-Bekasi. Samping  Superindo               Kalimalang.
   v  Bebek Kaleyo 12
           Jl. Utan Jati, Daan Mogot, Jakarta


         Sumber :

        http://kisahsukses.info/kisah-sukses-hendri-prabowo-paulus-maria-dengan-bisnis-bebek-kaleyo.html
        http://achfaisal.blogspot.co.id/2014/05/rm-bebek-kaleyo.html